Mari Bombardir Google dengan Konten Positif


Gambar dari: http://www.techi.com

Beberapa hari lalu, muncul gunjingan di Twitter tentang pencarian dengan kata kunci “SMP” di mesin pencari Google akan memunculkan banyak konten porno. Karena tak yakin dan penasaran, tanpa pikir panjang saya mencoba memasukkan “SMP” ke kolom pencari Google.

Ternyata memang benar. Pada deretan teratas hasil temuan Google, muncul tautan web yang berisi video dengan judul:anak smp mL. Rasa penasaran saya belum berakhir. Saya ingin tahu apa yang akan terjadi jika kata kunci yang dipakai adalah “SMA”. Ternyata hasilnya tak jauh beda. Muncul beberapa tautan laman web dengan video yang berjudul: bokep anak SMA dan Skandal Seks Yeski Saat Sma. Baca lebih lanjut

Iklan

Di level manakah anda berada? (3)


Tulisan sebelumnya 

Level 3: Rezeki Orang yang Bersyukur

Orang yang berada di level ini memperoleh hasil jauh lebih tinggi dari yang dikerjakannya. Mereka adalah orang-orang yang memahami bahwa di dalam harta yang mereka miliki terdapat hak orang lain. Mereka adalah orang-orang yang hidup hatinya dan selalu membantu orang lain dalam keadaan lapang dan sempit. Mereka berkeyakinan kuat bahwa jika saya hanya memikirkan diri sendiri, persoalan yang saya hadapi tidak akan pernah selesai. Namun, jika saya memikirkan dan menolong orang lain, persoalan saya akan Allah selesaikan. Baca lebih lanjut

Di level manakah anda berada? (2)


Tulisan sebelumnya 

Level 2: Rezeki Orang yang Berusaha

Orang yang berada di level ini akan memperoleh rezeki sesuai dengan yang diusahakannya. Jika dia bekerja 8 jam sehari, penghasilan yang diterimanya akan lebih besar daripada orang yang bekerja tiga jam sehari. Seorang sarjana lazimnya punya rezeki lebih besar dari pada lulusan sekolah dasar. Orang yang giat akan memperoleh hasil yang lebih banyak.

Baca lebih lanjut

Di Level Manakah Anda Berada?


Pernahkah anda bertanya, mengapa manusia di muka bumi ini bisa berbeda-beda kualitas hidupnya? Padahal, kita hidup di bumi yang sama, menghirup udara yang sama. Apakah ada peran Tuhan di sana? Apakah Tuhan hanya menciptakan orang-orang tertentu untuk menjadi kaya, sedangkan orang yang lain diciptakan untuk menjadi miskin?.

Besar kecilnya pendapatan seseorang di dalam hidup bisnisnya juga ditentukan oleh bagaimana dia bermain.

Ternyata, Tuhan memberikan rezeki kepada manusia sesuai tingkat bagaimana mereka bermain. Ada empat tingkatan rezeki yang bisa diperoleh manusia. Setiap level rezeki ini memiliki kualifikasi yang berbeda dari segi jumlah atau pun siapa saja yang berhak mendapatkannya. Coba kita lihat, rezeki level mana yang menjadi hak kita.

Level 1: Rezeki Makhluk

Ini adalah rezeki level terbawah. Rezeki ini dicurahkan oleh Allah swt bagi semua makhluknya. Orang yang lahir di Cianjur dijamin rezekinya, orang yang lahir di Jakarta dijamin rezekinya, yang ditengah kota, yang dikampung, ditengah hutan, semua dijamin rezekinya. Bahkan orang yang tinggal di tempat yang terpencil, seperti di kutub utara pun tidak luput dari jaminan Allah swt. Nah, rezeki di tingkat ini tidak perlu dikhawatirkan karena Dia tidak memilih apakah seseorang itu rajin atau malas. Semua diberiNya rezeki. Orang yang sedang terbaring sakit dan tidak bisa keluar dari rumah pun memiliki rezeki di tingkat ini. Bukan hanya manusia yang dijamin, tetapi semua makhluk, termasuk tumbuh-tumbuhan dang binatang-binatang.

Mari kita belajar bagaimana seekor cicak memperoleh rezeki. Cicak adalah binatang yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk merayap di dinding. Dia hanya bisa merayap, tidak bisa melompat jauh apalagi terbang. Padahal, makanan cicak adalah nyamuk yang terbang kesana kemari. Coba pikirkan, betapa sulitnya kita menangkap satu ekor nyamuk. Namun, cicak selalu bisa menyantap nyamuk dan bisa bertahan hidup. Inilah pelajaran kepada kita, bagaimana Allah swt menjamin rezeki bagi kita semua.

Bersambung…