Mencegah Kecelakaan Saat Mendahului


Mari tertib berlalulintas….

Edo Rusyanto's Traffic

PERNAH lihat di jejaring sosial youtube soal tabrakan di tikungan? Adegannya kira-kira begini, ada sepeda motor hendak menikung, tiba-tiba dari arah berlawanan datang sebuah bus. Tabrakan pun tak bisa dihindari. Brakkk!

Kejadian seperti itu bisa terjadi kapan saja. Ketika para pengendara kendaraan bermotor melaju di jalan dengan tidak memperhatikan situasi sekitar akibatnya bisa fatal. Salah satu hal yang amat penting dalam berkendara di jalan adalah tidak boleh lengah. Karena itu, kerap disebut-sebut bahwa berkendara adalah pekerjaan penuh waktu. Berkendara pantang disambi dengan aktifitas lain mengingat kecelakaan lalu lintas jalan senantiasa mengintai, lengah sedikit bisa berakibat buruk. Memperlebar celah terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan.

Fakta memperlihatkan bahwa kelengahan menjadi biang kerok terjadinya kecelakaan di jalan. Aspek kelengahan di dalam faktor manusia yang memicu kecelakaan merupakan aspek kedua terbesar. Sumbangan aspek lengah ke faktor manusia sebesar 32,2% pada tahun 2013. Data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia memperlihatkan, pada 2013, setiap harinya…

Lihat pos aslinya 648 kata lagi

Iklan

Umat Islam Tinggal Satu Generasi


Rumah Mbakje

kiamat-1Berdasarkan beberapa hadits shahih disebutkan, umur ummat Muhammad 1500 tahun. Sementara sekarang sudah tahun 1434 H. Dimana kita tahu, 1 H ditandai dengan hijrahnya Nabi dan para sahabat dari Mekkah ke Madinah yang terjadi pada tahun ke-13 masa kenabian Muhammad SAW.

Itu berarti 1434 H + 13 tahun kenabian di Mekkah = 1447 tahun. Dengan demikian, sisa masa Umat Islam = 1500 – 1447 =  53 tahun lagi, which istinggal satu generasi lagi!!

Dari mana angka ini didapat?

Bahasan detil tentang umur umat Muhammad ini ada dalam buku yang ditulis ulama Timur Tengah, Ust Amin Muhammad Jamaluddin. Beliau mengutip hadits riwayat Al Bukhari yang artinya:

Perumpamaan kaum Muslimin dan Yahudi serta Nasrani, seperti perumpamaan seorang yang mengupah satu kaum (Yahudi) untuk melakukan sebuah pekerjaan sampai malam hari, namun mereka melakukannya hanya sampai tengah hari. Lalu mereka pun berkata, “Kami tidak membutuhkan upah yang engkau janjikan pada kami…

Lihat pos aslinya 569 kata lagi

Tim SAR belum temukan korban selamat


Sejak tim SAR menemukan jatuhnya Pesawat Sukhoi Superjet 100 siang tadi, tim belum juga menemukan korban selamat. Tim baru menemukan beberapa jenazah.

“Kami belum menemukan yang survivor (korban selamat). Tapi jenazah sudah ditemukan,” kata juru bicara Badan SAR Nasional Gagah Prakoso di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (10/5).

Gagah belum bisa memastikan jumlah jenazah yang ditemukan. “Belum tahu karena kami baru melakukan evakuasi besok,” ujar Gagah.

Tim SAR masih kesulitan mengevakuasi korban. Tim pertama yang sudah tiba di lokasi jatuhnya pesawat masih menunggu bantuan. Tim pertama itu belum bisa berbuat apa-apa.

Posisi jatuhnya pesawat mulai ditemukan pagi tadi. Tim SAR yang menggunakan Helikopter Super Puma menemukan serpihan pesawat Sukhoi di kawasan Gunung Salak dengan koordinat 06,42,612 dan titik 1064441,2, sekitar 3,5 kilometer posko Cijeruk, Kabupaten Bogor, Kamis pagi.

Sumber: merdeka

Ngiluan Ngajual Arak


LOBA pisan akal tukang dagang arak (miras), teu bisa ngajual make botol, akhirna ngakal make plastik. Botolna mah dipiceun, teuing kamana. Modus anyar kitu teh teuing meunang ide ti mana. Muga-muga lain ide ti Satpol PP.
Mang Nasir, warga di Kabupaten Bandung namu ka Mang Koko. Majarkeun arek nanya, bari ngajak Mang Koko, kumana carana ngajual arak tapi teu ditewak pulisi jeung teu diburak-barik Satpol PP.
Mang Koko kacida bingungna, kusabab ngabejaan oge sarua jeung mere cukang kanu rek meuntas. Paralun teuing sieun diundag-udag ku pulisi, ngabejaan jalma anu arek jahat. “Kumana nya Sir, da kuring mah paralun teu wani ngabejaan maneh, komo arek ngajual barang haram mah. Kuriak ditewak pulisi,” ceuk Mang Koko.
“Ari Koko, kumaha, sabaraha persen hayang kabagean ti kuring. Sok diagehan, asal bejaan naon ide anu anyar carana ngajual arak tapi teu ditewak pulisi. Apan urang teh lain sobat ayeuna-ayeuna, geus heubeul, piraku teu mere ide,” Nasir terus ngolo. Baca lebih lanjut

Sarua Neang Dahar


LOBA trayek angkot ilegal di KBB ditertibkeun ku patugas. Meni teu karunya-runyaeun. Padahal, supir angkot liar oge hayang dahar. Coba mun teu kitu, meureun barudak di imahna pating jarerit hayang dahar, hayang dahar deuleu.
Ayeuna urang titenan kanyeri Mang Badil anu sapopoe neang nafkah dina angkot. Tapi unggal jadi supir angkot, trayekna teh teu diijinan ku patugas Dishub. Ah, daripada budak jeung pamajikan teu dahar, naon weh dilakonan, sanajan trayek angkotna teu resmi. Baca lebih lanjut